Kamis, September 10, 2015

Fermentasi Bawang Putih

 
Copas dari blog : Dewi Aichi – Brazil

Banyak orang tidak suka rasa yang  terlalu kuat dari bawang putih. Dan saya bisa memahaminya kenapa banyak yang tidak suka aroma bawang putih yang keluar dari mulut setelah mengkonsumsinya. Tapi ada solusinya kok, bawang putih yang dibikin acar atau proses fermentasi, tidak akan mengeluarkan aroma yang kuat (tidak mengakibatkan bau mulut beraroma bawang). Proses fermentasi bawang putih akan memperingan aroma aslinya.

Maka, cara ini adalah salah satu cara paling hemat dan mudah untuk mengatasi berbagai penyakit, karena ini sebagai antibiotik juga, dan tidak mengakibatkan bau mulut yang menjadi problem utama bagi yang mengkonsumsinya.

Bawang putih merupakan antibiotik alami yang kuat. Juga kaya akan vitamin B dan mineral antioksidan dan karena itu adalah obat yang sangat baik untuk pilek dan flu.

Bawang putih juga mengatur tekanan darah dan mengurangi tingkat kolesterol dalam darah, mencegah aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular.

Terlebih lagi, bawang putih …

– … Merangsang sekresi insulin oleh pankreas, sehingga mengurangi glukosa darah;

– … Merupakan antioksidan yang kuat, yang membuat makanan menjadi tidak mengakibatkan kanker;

– … Mengurangi risiko serangan jantung dan penyakit jantung;

– … Melawan bakteri dan virus;

– … Menghilangkan cacing dan parasit;

– … Menguatkan kekebalan tubuh

Resep fermentasi bawang putih yang sangat sederhana.

BAHAN:

Setengah kilogram bawang putih kupas
Setengah cangkir (Amerika) white wine
Setengah cangkir (Amerika) air
Setengah liter vinagre (cuka) putih
2 lembar daun salam
1 sendok (makan) oregano
2 sdm (sendok makan) minyak zaitun
6 biji merica (gilas)
1 sdm (sendok makan) garam

CARA MEMPERSIAPKAN:

Masukkan ke dalam panci: anggur, cuka, air, minyak zaitun, oregano, garam, daun salam dan kemudian didihkan.
Biarkan masak sampai mendidih.
Tambahkan bawang putih kupas. (Untuk mengupas bawang putih lebih mudah, biarkan rendam dalam air dingin selama satu jam.)
Masak selama tiga menit.
Matikan api dan biarkan dingin.
Masukkan ke dalam toples kaca yang bertutup rapat dan kencang (toples disterilkan terlebih dahulu)
Setelah benar-benar dingin, kocok-kocok toples itu sebentar lalu simpan di dalam lemari es.
Setelah lima hari, siap untuk konsumsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar