Senin, Juni 17, 2013

Mengolah Cumi agar Tidak Alot


Sumber : 09 Mei 2013, Tim Heinz
 
Ibu pasti suka cumi karena tekstur jenis seafood ini yang lembut sehingga tidak boleh diolah terlalu lama karena serat/ototnya akan mengeras dan akhirnya akan alot. Ibu dapat mencoba beberapa tips mudah mengolah cumi agar tidak alot berikut:
  • Potong cumi sesuai selera. Bisa dibentuk ring ataupun dikerat, lalu lumuri dengan air lemon.
  • Beri bumbu cumi dan marinated (rendam dengan bumbu) dan simpan dalam lemari es bagian pendinginnya saja selama lebih kurang 30 menit.
  • Siapkan alat memasak. Jika ingin digoreng, panaskan minyak lalu goreng 5 menit atau sampai berubah warna saja, lalu angkat dan tiriskan. Jika ingin menumis, panaskan margarin lalu tumis hingga cumi berubah warna dan bentuknya, angkat. Jika ingin direbus, didihkan air lalu masukkan potongan cumi, masak hingga berubah warna dan bentuknya saja.
Angkat dan siap disajikan.

Cara Agar Bumbu Meresap ke Dalam Daging


Sumber : Tim Heinz (ABC produk)


3. Cara Agar Bumbu Meresap ke Dalam Daging
Daging yang terlalu tebal biasanya akan membuat rasa daging kurang lezat karena kurangnya bumbu yang meresap ke dalam serat daging. Agar bumbu bisa masuk dan meresap ke dalam daging, ada beberapa tips mudah yang dapat Ibu lakukan sebagai berikut: 
  • Siapkan bumbu dan aneka saus lalu campur hingga rata dan sisihkan.
  • Siapkan daging dengan potongan sesuai selera, lalu pukul-pukul daging agar seratnya terbuka dan melebar.
  • Gunakan alat pemukul daging agar permukaannya rata dan hasilnya bagus.
  • Beri bumbu  dan aneka saus yang dicampur tadi sebagai perendamnya, aduk rata dan diamkan dalam lemari es selama 1 jam. Biarkan bumbu meresap, lalu daging bisa langsung diolah.
Sekarang Ibu bisa mencoba memasak daging yang tebal, dengan rasa dan bumbu lebih meresap.

PETISI DOKTER INDONESIA BERSATU ( DIB )

Hidayatullah Su'aidi shared the following link and had this to say about it:

Dibaca yah>>>
http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fwww.change.org%2Fen-GB%2Fpetitions%2Fpemerintah-kementrian-kesehatan-republik-indonesia-reformasi-kesehatan-nasional-yang-berkeadilan%3Futm_campaign%3Dshare_button_action_box%26utm_medium%3Dfacebook%26utm_source%3Dshare_petition%23invite&h=4AQFxPhXd

http://www.change.org/en-GB/petitions/pemerintah-kementrian-kesehatan-republik-indonesia-reformasi-kesehatan-nasional-yang-berkeadilan?utm_campaign=share_button_action_box&utm_medium=facebook&utm_source=share_petition#invite

Dokter Indonesia Bersatu mengajukan petisi PETISI DOKTER INDONESIA BERSATU ( DIB ) MENIMBANG 1. Buruknya pelayanan kesehatan dan kedokteran di...

Kamis, Februari 21, 2013

Zaman Edan

Malam ini terbangunnya kecepatan..pukul 1.45 , ada sedikit waktu buat menulis. Sebenarnya pengen share kebijakan 2015 yg dibawakan dr tubagus rachmat santika tempo hari, tapi kok ya males banget mikir yg berat2...jadi nulis yg santai2 aja dululah...
Karena suamiku tercinta sedang pendidikan dan tinggal di asrama, aku jadi gak punya "kerjaan" ......eitts jangan "ngeres" dulu....kalau suami dirumah maka di suasana begini aku ada kerjaan ngegelitiki dia supaya ikutan bangun...hehehe "jadi kangen"
Rehat dulu...mau curhat sama Kekasih hatiku DIA disana......

Ayo lanjut lagi.
Sebenarnya hari ini temanku cukup berat, mulai dari tadi pagi bertubi-tubi (cleeee mulai deh lebarnya) aku dikirimi. Video dan gambar2 yg bikin aku mual

Pertama ada video sctv tentang pembunuhan bocah terus dijadikan patung, ada sup sehat dari china yang dibuat dari janin manusia usia 5 bulanan, ada bakso dari daging manusia, dll....mual banget, ini jaman sudah edan ya???

Senin, Februari 11, 2013

Bumbu instan buatan sendiri, siap pakai..

Bumbu siap pakai - sumber tim dapur Demedia


1.  Bumbu Pedas Siap Pakai
Bahan:
30 butir bawang merah
10 siung bawang putih
200 gram cabai merah giling
1/2 butir tomat
1 1/2 sdt garam
1sdt gula pasir
180ml minyak goreng
Cara membuat
Haluskan semua bahan bumbu kemudian campur dengan minyak goreng
Panaskan diatas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk.
Masak sampai bumbu mendidih dan harum
Angkat dan dinginkan
Simpan dalam wadah tertutup rapat
Hasil : 500 gram


2.  Bumbu Kemiri Siap Pakai
Bahan:
30 butir bawang merah
20 siung bawang putih
15 butir. Kemiri , sangrai sampai kecoklatan
2 sdt garam
1 sdt gula pasir
180 ml minyak goreng
Cara membuat:
Haluskan semua bahan bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng
Panaskan diatas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk
Masak sampai bumbu mendidih dan harum. Angkat dan dinginkan
Simpan dalam wadah tertutup rapat
Hasil : 500 gram



3. Bumbu gulai dan kari siap pakai
Bahan :
30 butir bawang merah
15 siung bawang putih
3 buah cabai merah besar, buang bijinya
11/2 sdm ketumbar sangrai
1 sdt jinten
3 cm kunyit, bakar
3 cm jahe
3 cm lengkuas
11/2sdt garam
1/ sdt gulai
200ml minyak goreng
Cara membuat :

Haluskan semua bahan bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng
Panaskan diatas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk
Masak sampai bumbu mendidih dan harum. Angkat dan dinginkan
Simpan dalam wadah tertutup rapat
Hasil 500 gram,


4. Bumbu kuning
Bahan:
30 butir bawang merah
15 siung bawang putih
5 cm kunyit
1sdm ketumbar, sangrai
1/2 sdt merica butir
2 cm jahe
4 cm lengkuas
11/2 sdt garam
1 sdt gulapasir
180 ml minyak goreng
Cara membuat :
Haluskan semua bahan bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng
Panaskan diatas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk
Masak sampai bumbu mendidih dan harum. Angkat dan dinginkan
Simpan dalam wadah tertutup rapat

Hasil 500 gram

Sabtu, Februari 09, 2013

LAIN DULU LAIN SEKARANG


Hebatnya tehnologi sekarang sampai2 aplikasi di satu tablet saja nggak selesai dipelajari hanya dalam satu hari bahkan dalam satu bulan...#sebenarnya sih kalau ditekuni 24 jam bisa beres hanya si bunda bukanya cuma 30-60 menit aja/hari..heheheh#

Sebenarnya sudah malas "berburu" pengetahuan umum tapi untuk "jaim" didepan anak "terpaksa"lah si mr.G rajin didatangi...malah ada yg lebih canggih lagi "Yahoo Answer" ketik pertanyaan lalu....srettttt......keluar jawaban, Allahu Akbar...begitu dasyatnya Sang Pencipta yang menciptakan manusia2 hebat penemu tehnologi canggih ini.

Inget zaman sekolah dulu kalau dapet tugas, harus berburu data ke pustakaan2...(apa kabarnya perpustakaan sekarang ya)..dibandingkan anak jaman sekarang..jaman dulu....(bukan zaman purbakala tapi ya...)perjuangan untuk mendapat ilmu memang "luar biasa"  Mungkin itu juga yang membedakan generasi dulu dg sekarang, anak jaman sekarang dan anak-anak muda jaman sekarang, maunya yang instan saja
bikin tugas instan
mau pintar instan
mau kaya instan
mau berhasil instan
Ngomong pintar tapi "kinerja" kalah gesit dari lansia
Banyak tugas...capek!
Mau ngidupin tv cari remote dulu padahal tinggal jalan sebentar...semua serba remote...ac remote, kipas angin remote, buka pagar remote...

Tapi herannya rasa "Empati" mulai terkikis..contoh kecil saja...di bus kota..dengan santainya dan wajah tampak dosa sekelompok anak SMA (karena lebih dari satu jadi bunda bilang sekelompok) kwtawa ketiwi duduk di bangku bus yang empuk padahal di dekat mereka ada emak2 lansia yang berdiri dengan susah payah...akhirnya "terpaksa" bunda yang berdiri memberikan bangku....#kan bunda belum terlalu tua...hehehee#  dannn...nnn nggak terpaksa ah...#salah ketik#qiqiqi..

kalau pak karno hidup di jaman sekarang masih nggak ya beliau berteriak lantang "berikan aku 10 pemuda, akan kugonjangkan dunia"